entah mengapa waktu enggan menurutiku, aku menginginkan waktu mundur agar aku bisa berlama lama bersamamu tapi.. aku bukan TUHAN yang mampu mengubahnya..
aku menyayangimu kawan walaupun kau menyebalkan, bahkan saat kau berlaku konyol. Terima kasih sudah mengajariku banyak hal. Terima kasih sudah menyemangatiku di saat aku terjatuh. Terima kasih sudah meminjamkanku bahumu untukku sandarkan saat ku menangis. Terima kasih atas kesabaranmu menjagaku. Terima kasih atas kenangan indah ini. Aku akan sangat merindukanmu. Aku akan sangat kehilanganmu. Tapi waktu tetap tak mau berjalan mundur.. Apakah ini akhir dari ceritaku bersamamu? apakah ini akhir perjalanan kita? entahlah akupun tak tau. Satu yang pasti di dalam doaku selalu terselip namamu kawan..

